Apa itu Aset Digital dan Jenis-Jenisnya

pengertian aset digital dan jenis - jenisnya

Aset digital merupakan sebuah investasi yang luar biasa di era ini. Asalkan tahu bagaimana cara mengelola dan memanfaatkannya, dijamin selain terkenal dan bisa mendapat cuan, kamu pun bisa jadi sumber inspirasi untuk orang lain.  

Itulah mengapa akhir-akhir ini aset digital kian marak dilirik dan diperbincangkan.

Kini bentuk kekayaan seseorang tak lagi hanya dilihat dari banyaknya aset fisik yang dimiliki karena sekarang sangat memungkinkan untuk menyimpan barang berharga dalam bentuk digital.

Bahkan ada jenis aset digital yang nilainya melebihi aset nyata seperti tanah atau properti perumahan.

Jika kamu masih ragu karena belum memahami apa itu aset digital, ayo mulai memahami dengan penjelasan berikut ini !

Lalu, apa itu aset digital dan apa saja yang termasuk di dalamnya?

Yuk kita simak!

Aset digital  secara umum dilansir dari Techopedia.com adalah berbagai macam aset seperti tulisan, gambar maupun video yang diformat menjadi sumber binary (digital) termasuk hak untuk menggunakannya.

Aset ini tidak bisa digunakan orang lain bahkan bila kamu meninggal kecuali sudah dipindahtangankan sebelumnya.

Jika dikaitkan dalam bidang ekonomi dan finansial, aset digital berhubungan dengan berbagai macam investasi maupun hal-hal yang memberikan manfaat ekonomi dalam format digital.

Di era industri 4.0 seperti sekarang ada 5 jenis aset digital yang patut dipertimbangkan kepemilikannya.

1. Sosial Media

media sosial sebagai aset digital

Ada yang tau berapa penghasilan Deddy Corbuzier semenjak beralih menjadi Youtuber?

Digadang-gadang mencapai milyaran rupiah. Youtube kini menjadi salah satu platform favorit banyak orang untuk menghasilkan uang.

Ada banyak kelebihan yang bisa di dapatkan dengan menjadi seorang Youtuber. Mulai dari terkenal, memiliki banyak uang dan tentu bisa bekerja sesuai dengan waktu yang diinginkan.

Youtube merupakan satu dari sekian banyak sosial media yang paling banyak digunakan setelah Facebook dan Instagram.

Tak hanya Youtube, Instagram dan Facebook juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah asal kamu tahu caranya.

Mulailah dengan membuat konten dan memaksimalkan feed dengan foto-foto estetik.

Jalin interaksi dengan follower, kelak akun media sosialmu akan menjadi aset ketika orang-orang suka dengan konten yang kamu buat.

Sebab semakin banyak follower maka tak menutup kemungkinan akan banyak pula perusahaan membayarmu untuk mempromosikan produk mereka.

Baca: Inilah 5 Alasan Pentingnya Aset Digital Bagi Milenial

2. Website

Website terhubung dengan jaringan pertamakali pada tahun 1991 setelah Sir Timothy John menemukannya.

Website merupakan sekumpulan halaman yang saling berkaitan dan di dalamnya terekam informasi berupa konten multimedia.

Mulailah memiliki website pribadi (blog) karena dengan memilikinya kamu bisa menuangkan pendapatmu dan dijamin akan memberi manfaat yang besar.

Selain sebagai sarana berbagi pengetahuan, website juga bisa kamu gunakan untuk membangun jaringan.

Ketika pengunjung websitemu bertambah kamu bisa memasang layanan iklan seperti Google AdSense untuk mendapatkan pemasukan.

Bagi perusahaan, website adalah bagian dari representasi bisnis.

Lewat website, kamu yang berbisnis dapat menyajikan informasi tentang bisnismu (company profile) dan produk yang kamu jual dalam beragam bentuk mulai dari tulisan, gambar, suara atau video.

Tahukah kamu jika sebuah halaman website dapat menjadi penentu awal untuk memperoleh kepercayaan pelanggan, calon pelanggan hingga rekan bisnis.

Baca: 5 Alasan Penting Punya Website untuk Bisnis

3. Akun Marketplace

tips sukses buka toko dan berjualan online

Aset digital lainnya adalah kepemilikan akun di marketplace online seperti Ayo Deal, dan marketplace lainnya.

Marketplace merupakan sebuah aplikasi online yang memfasilitasi proses jual beli yang bisa di akses kapan saja dan dari mana saja.

Marketplace memungkinkan para penggunanya membuka toko untuk berjualan dan mendapatkan keuntungan.  

Marketplace juga ditandai dengan kelengkapan, kemudahan dan  kenyamanan dalam penggunaannya.

Kamu tak hanya bisa menjual apa saja namun juga membeli apa saja disana. Mulai dari buku, furniture, makanan, baju, mainan anak, gadget, dan masih banyak lagi.

Baca: Cara Memilih Marketplace yang Sesuai dengan Bisnis Kita

4. Saham

saham merupakan salah satu aset digital

Belakangan investasi saham begitu populer di Indonesia dan nama Warren Edward Buffett, orang terkaya ke-3 di dunia (2015) versi majalah Forbes sering dijadikan panutan oleh para pemula yang ingin berinvestasi di pasar saham.

Saham sendiri menurut UU Perusahaan Terbatas No 40 definisi Perseroan Terbatas adalah tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan.

Dengan menyertakan modal maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan serta klaim atas asset perusahaan.

Di era yang serba canggih sekarang pembelian saham bisa dilakukan secara online melalui sebuah sekuritas dan investor tidak dirugikan sedikit pun karena harganya tidak berubah.

5. Mata Uang Kripto ( Cryptocurrency )

Baru-baru ini, jagat twitter dihebohkan dengan tindakan CEO Tesla, Elon Musk yang mengubah profil twitternya.

Elon menghapus kata ‘Dogecoin’ dan memasukkan tagar Bitcoin di profil twitternya pada 29 Januari 2021 lalu.

Gara-gara tagar itu sontak dunia khususnya para pecinta aset kripto geger. Entah terkait atau tidak harga Bitcoin langsung meledak ke US$38 ribu dari sebelumnya hanya US$32 ribuan saja.

Di era digitalisasi saat ini, aset digital berbentuk mata uang kripto kian diidolakan kalangan investor.

Mata uang kripto atau cryptocurrency merupakan aset digital berbentuk mata uang digital yang dapat digunakan untuk kebutuhan transaksi secara virtual melalui jaringan internet.

Dalam penggunaannya mata uang krypto bersifat desentralisasi, artinya transaksi berlangsung secara peer – to – peer antara pengirim dan penerima secara langsung dan tercatat di sistem yang telah tersedia.

Bitcoin merupakan jenis cryptocurrency pertama yang muncul pada tahun 2009 dan digunakan pertama kali oleh Satoshi Nakamoto, orang yang hingga kini tak diketahui dengan jelas identitasnya.

Hingga hari ini terdapat banyak sekali jenis dari cryptocurrency. Tak hanya bitcoin saja namun ada juga Litecoin, Dogecoin, Feathercoin, Bitcoincash dan lainnya.

Di Indonesia, payung hukum cryptocurrency terdapat pada peraturan No. 5 Tahun 2019 yang mengatur teknis penyelenggaraan pasar fisik aset kripto pada bursa berjangka.

Nah inilah penjelasan seputar apa itu aset digital dan jenis – jenisnya. Semoga info ini bermanfaat dan menambahkan pengetahuan para AyoDealer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.